Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Jembrana
| Tahun Data | Nilai | Keterangan |
|---|
Konsep:
IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.
Definisi:
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Sebagai ukuran kualitas hidup, IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup umur panjang dan sehat; pengetahuan, dan kehidupan yang layak. Ketiga dimensi tersebut memiliki pengertian sangat luas karena terkait banyak faktor.
Metodologi Pengumpulan Data:
Susenas Kor, Susenas Modul, Supas, IHK,
Penjelasan Metodologi:
Susenas Kor dan Susenas Modul Konsumsi. Sementara sebagai penunjang digunakan data Supas, Proyeksi Penduduk dan Indeks Harga Konsumen (IHK). Data Susenas Kor digunakan untuk menghitung dua indikator pembentuk IPM yaitu Angka Melek Huruf (AMH) dan Rata-rata Lama Sekolah(MYS). Sementara Angka Harapan Hidup (eo ) dihitung menggunakan data Susenas yang dikoreksi dengan data Supas dan Proyeksi Penduduk. Sedangkan indikator daya beli atau PPP (purchasing power parity) dihitung menggunakan data Susenas modul Konsumsi yang didasarkan pada 27 komoditi (lihat Tabel 2.2) dan Susenas Kor untuk mendapatkan pengeluaran per kapita. Untuk mendapatkan pengeluaran per kapita riil digunakan Indeks Harga Konsumen sebagai deflator
Cakupan:
Kabupaten Jembrana
Frekuensi Penerbitan:
Tahunan
Tanggal Rilis:
31
Bulan Rilis:
Januari
Produsen Data:
Badan Pusat Statistik Kab. Gianyar
Nama Wali Data Pendukung:
A. A. Raka Pradnyamita, SST
Email Wali Data Pendukung:
Catatan :
-